Alasan Saya Keluar dari Ensiklopedia Bebas

Patung Liberty adalah simbol Kebebasan di Amerika Serikat | Sumber: Activist Post

Tentang Ensiklopedia Bebas (EB)

Ensiklopedia Bebas atau dikenal juga dengan EB atau EB ID adalah salah grup tentang ilmu pengetahuan di Facebook yang sangat populer. Anggotanya sudah mencapai lebih dari 200 ribu. Satu buah postingan dapat mencapai lebih dari 100 komentar dan 1.000 tanggapan. Sebuah komunitas besar dengan anggota yang aktif adalah hal yang menarik dari Ensiklopedia Bebas.
Setiap anggota dapat mengirim tulisannya dengan persetujuan dari pihak pengurus. Tulisannya pun sangat beragam dan sesuai dengan “bebas”, seringkali tulisannya akan menyinggung beberapa kalangan. Hanya saja saya ragu jika tulisan-tulisannya  ada yang menyinggung orang-orang Liberal.
Hal yang menjadi sorotan saya adalah bagaimana proses penyaringan yang dilakukan oleh pengurus. Atau dengan bahasa lainnya censorship.

Saya dan Ensiklopedia Bebas

Saya termasuk salah satu anggota dari grup ini dari sekitar tahun 2017, seingat saya. Saya dulu tidak aktif di grup sehingga postingan-postingannya sangat jarang muncul di beranda saya. Hingga pada tahun 2019-2020, saya mulai aktif dengan Facebook karena saya mulai bersosial-media dengan lebih intens.
Grup ini sangat menarik karena setiap anggota dapat menuliskan apa pun bahkan kelah-kesuh hatinya. Seringkali banyak informasi-informasi menarik dari grup ini. Seperti slogan-nya “mendobrak literasi”, grup ini benar-benar mendobrak. Mendobrak dengan catatan baik mau pun buruk-nya.
Saya pun berhasil mempublikasikan beberapa tulisan saya di sana tentang Linux. Bagi saya, adalah hal yang membahagiakan ketika ada orang yang membaca tulisan saya dan memberikan tanggapan. Seolah tulisan saya ini memiliki arti bagi orang lain meskipun pada kenyataannya tidak selalu demikian.
Pada pertengahan tahun 2020, saya memutuskan untuk keluar dari grup ini. Saya mungkin tidak berarti apa-apa bagi komunitas grup ini. Tapi, bagi saya, saya keluar dari grup ini adalah sebuah langkah awal perubahan saya terhadap ideologi-ideologi yang diagungkan oleh para elit grup ini.

Keluar dari Ensiklopedia Bebas

Awal saya ragu terhadap grup ini adalah ketika saya melihat banyaknya orang yang tampak anti terhadap mereka yang ilmu agama. Pada mulanya, saya anggap hal seperti ini adalah biasa saja untuk sebuah grup dengan label “bebas”.
Berjalan-nya waktu, saya mulai berteman dengan para admin dan pengurus grup ini. Dengan mengetahui para elit grup, saya mulai dapat menyadari ideologi apa yang sebenarnya ada di balik grup “bebas” ini. Hal ini didukung dengan kejadian suatu ketika saya memprotes tentang kebijakan grup yang membatasi konten agama dengan syarat-syarat tertentu. Sebagian protes saya yang panas pun dihapus oleh salah seorang pengurus. Pengurus tersebut pun mengatakan bahwa grup memiliki aturan.
Kejadian lainnya adalah terkait dengan permasalahan aborsi. Pernah ada sebuah debat di kolom komentar antara orang yang pro-choice* dengan salah seorang pengurus yang pro-choice*. Pengurus tersebut tampaknya sangat kolot dengan pendirian pro-choice-nya. Dia pada akhirnya mengatakan bahwa jika pembunuhan itu legal maka bukan lagi pembunuhan/kriminal/apa lah istilahnya saya lupa. Sudah jelas dari hal ini bahwa pengurus mendorong pendapatnya secara berlebihan sehingga menyalahi “bebas”.
Mungkin saja hal ini hanya berlaku pada sebagian pengurus saja tapi sepertinya tidak. Suatu hari, beberapa pengurus memberikan komentar tentang komunitas LGBT. Salah satu pengurus memberikan komentar bahwa para pengurus adalah netral dan sebagian yang lain mengatakan bahwa para pengurus mendukung LGBT. Dari sini lah saya mulai yakin bahwa grup ini bukan lah grup yang bebas. Seorang pengurus berani mengatas-namakan pandangan akan suatu masalah dengan keseluruhan pengurus. Ini menunjukkan bahwa di kalangan pengurus sendiri tidak lah “bebas”. Jika “bebas” seharusnya ada yang pro dan kontra bukan semua satu pandangan.
Lebih lanjut lagi, disana tidak hanya ada pengurus tetapi juga ada pembina Ensiklopedia Bebas. Ini adalah hal yang semakin mencurigakan, siapa kah mereka para pembina.
Ketidak-bebas-an dan censorship* seperti ini lah yang membuat saya memilih untuk keluar dari grup yang memang tidak bersahabat dengan saya.

Akhir Kata

Saya pribadi bukan lah orang yang setuju dengan gagasan “bebas”, tapi jika berkata tentang “bebas”, saya termasuk orang yang mampu untuk mengatakannya. Ensiklopedia Bebas sebagai sebuah grup “bebas” telah menyalahi gagasannya dengan melakukan sensor terhadap agama. Jika memang “bebas” seharusnya konten-konten dan komentar-komentar berbau agama tetap ada dan tidak disensor selama bahasanya baik meskipun materinya menyinggung yang lain.
Seperti ini lah yang terjadi di Barat, dimana pembahasan agama pun disensor dengan alasan hate speech* dan lain-lain. Semua ini tentu saja menyalahi “bebas” yang mereka Barat agung-agungkan.
*) istilah-istilah ini, saya pribadi tidak memakai karena ini tentu saja mengandung ideologi darimana istilah ini lahir. Saya memakainya untuk sekedar memudahkan pembaca untuk memahami.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *