Ponpes As Sunnah Makassar

Pondok Pesantren As Sunnah Makassar
Sebenarnya saya ingin menulis artikel ini dalam Bahasa Inggris, tapi karena beberapa hal saya tunda rilis versi Inggrisnya. Mengapa saya ingin menulisnya dalam Bahasa Inggris? Karena saya juga mau menulis untuk semua orang di dunia, supaya mereka paham apa yang saya tulis. Jadi nantikan versi Ingggrisnya.
Pondok Pesantren As Sunnah Makassar adalah pondok yang cukup terkenal di Indonesia. Pondok ini terletak di Kota Makassar, lebih detailnya di Kecamatan Tamalate. Untuk menemukan pondok ini sangatlah mudah, karena sudah masuk di Google Maps. Meskipun pondok ini terkenal, tapi masih ada orang daerah sekitarnya belum mengenalnya, hal itu karena pondok ini kurang iklan.
Sebelum saya merasakan pondok ini tentu saja saya banyak berpikir, bagaimana pondok ini. Tentu saja pekerjaan seperti ini sangat seru, karena kita berusaha dengan kemampuan kita menjelaskan sesuatu yang belum kita alami. Ibarat dalam peribahasa, “Prediksi hujan, sebelum hujan.”
Saya awalnya berpikir bahwa pondok ini sangat besar, banyak santrinya. Ternyata dugaan saya tidak , tepat, pondok ini hanya terdiri dari dua bangunan saja, yaitu satu gedung dua lantai, dan satu masjid dua lantai. Pondok ini berada di pinggiran Kota Makassar yang cukup padat, hal inilah yang membuat pondok ini sedikit tersembunyi.
Aktifitas di pondok ini tidak terlalu sibuk tapi banyak, santrinya memiliki banyak kebebasan. Biasanya selalu ada pelajaran setiap setelah sholat selain Subuh.  Selain setelah sholat juga ada pelajaran yang dimulai sekitar jam 8 pagi sampai sekitar jam 10-11 pagi. Setiap malam pasti ada yang bergadang untuk ronda malam. Hari libur adalah hari Jum’at pagi sampai sore. Kalau hari Sabtu dan Minggu kadang juga libur, karena pengajarnya pergi. Jika ada pelajaran tertentu kosong sebagian senior membuat halaqoh pelajaran.
Salah satu kelebihan pelajaran pondok ini terletak pada pelajaran Mustholahul Hadits. Di pondok ini diajarkan berbagai nama perawi hadits. Sehingga banyak santri yang mengenal nama-nama perawi. Bahkan langsung dipraktekkan ketika membahas kita Shohih Al Bukhori.
Pondok ini tidak hanya mengajar santri saja, tapi juga kepada setiap orang yang mau. Oleh karena itu setiap pelajaran yang ada biasanya diikuti oleh beberapa orang dari luar pondok, bahkan terkadang mahasiswa. Memang pondok ini tidak mewajibkan mondok bagi yang mau belajar. Bahkan saat kajian-kajian tertentu dihadiri lebih banyak orang luarnya daripada santrinya.
Selain membuka pelajaran harian, pondok ini jug membuka pelajaran khusus setiap pekan kedua dan keempat per bulan. Pelajaran ini disebut Mafatihul ‘Ilm, yang juga diadakan di Depok. Pelajaran ini dihadiri banyak kalangan mulai dari anak muda, mahasiswa sampai orang tua. Semua pelajarannya di-live streaming lewat channel Dzulqarnain.net di Youtube. Selain lewat itu juga bisa didownload audionya di dzulqarnain.net.
Hal yang paling menarik, pondok ini juga sering mengadakan kajian yang membahas masalah-masalah yang sedang popular. Seperti Maulid Nabi, Khilafah, dan lain-lain. Kajian-kajian yang seperti inilah yang biasanya paling ramai, bahkan sampai masjidnya penuh.
Hal yang membuat pondok ini spesial menurut saya adalah adanya sesi tanya jawab. Setiap selesai kajian atau pelajaran setelah maghrib dan Mafatihul ‘Ilm, selalu ada sesi tanya jawab. Lewat sesi inilah saya semakin tahu banyak hal. Salah satunya adalah menjawab pertanyaan itu tidak sembarangan asal tahu. Terkadang jawaban untuk orang satu dengan yang lainnya berbeda, bahkan jawaban untuk umum dan seorang berbeda pula.
Orang yang paling dihormati di Pondok As Sunnah Makassar adalah Ustadz Dzulqarnain. Beliau adalah ustadz yang paling berilmu dibanding dengan asatidzah lainnya. Ibarat sebuah cincin, dia adalah berliannya. Beliau memang paling menonjol dari yang lain. Beliau mengajar kitab Shohih Al Bukhori, Bulughul Maram, dll. Mafatihul ‘Ilm pun beliau yang mengajar sendiri. Beliau selalu bolak-balik Makassar-Depok, karena memiliki kesibukan di dua daerah tersebut, sehingga beliau satu pekan di Makassar lalu pekan berikutnya ke Depok dan seterusnya.
Selain beliau masih ada beberapa asatidzah lainnya, yang mengisi pelajaran lain. Ada Ustadz Mustamin yang selalu mengajar setiap selesai Maghrib selain hari libur. Ada juga Ustadz Khidir, dan lainnya yang saya tidak kenal. Selain mereka beberapa senior juga mengajar juniornya, mereka mengajar pada saat pe;ajaran kosong atau pada waktu selain pelajaran.
Terima kasih sudah membaca artikel  saya. Jika anda tertarik untuk bergabung bisa hubungi saya dulu di 081390280311, atau 085740640590.
Artikel ini dibuat berdasarkan apa yang saya alami. Jadi jika ada perbedaan dari yang saya alami, jangan salahkan saya.

8 thoughts on “Ponpes As Sunnah Makassar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *